LOMBOK TENGAH – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah, terus meningkatkan pelayanan kesehatan jantung melalui kegiatan Proctorship Intervensi Non Bedah Kardiovaskuler Perdana bersama tim Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Auditorium RSUD Praya ini menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan jantung agar masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, mengungkapkan bahwa kasus penyakit jantung di Lombok Tengah cukup mengkhawatirkan. Dalam enam bulan, tercatat sekitar 700 kasus.
“Kita harus berpikir tentang kondisi Lombok Tengah dalam penanganan penyakit jantung. Dalam enam bulan ada sekitar 700 kasus. Karena itu, penanganannya harus cepat,” ujar Pathul.
Menurutnya, dengan jumlah penduduk sekitar satu juta jiwa dan dukungan 29 puskesmas, keberadaan fasilitas Cathlab dan Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU) di RSUD Praya menjadi harapan baru bagi masyarakat.
“Adanya Cathlab dan ICVCU ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan mengoptimalkan pelayanan kesehatan jantung,” tegasnya.
Sementara itu, Manajer Instalasi Kerja Sama Global dan Jejaring RS Jantung Harapan Kita, Nurhasanah, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan pelayanan jantung dan pembuluh darah di daerah.
“Kami berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan penanganan nonbedah kardiovaskuler dan tidak harus dirujuk ke rumah sakit di kota lain,” katanya.
Nurhasanah juga berharap dukungan seluruh pihak, terutama dalam pemenuhan sumber daya manusia dan penguatan fasilitas, agar pelayanan jantung di RSUD Praya dapat berjalan optimal.
Melalui kerja sama ini, RSUD Praya diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan jantung yang cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat Lombok Tengah.
Jurnalis: Anwar


Comment