LOMBOK TENGAH — Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengunjungi Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Kamis (27/8/2026). Kunjungan ini untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan pemulihan kawasan adat pascakebakaran pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Widiyanti menegaskan, pembangunan kembali Sade tidak sekadar mengganti bangunan yang terbakar. Rekonstruksi harus tetap mempertahankan identitas, arsitektur, adat, dan nilai budaya masyarakat Sasak.
“Desa Adat Sade bukan sekadar destinasi wisata, tetapi ruang hidup dan bagian penting dari warisan budaya masyarakat Sasak.” ujarnya.
Dalam dialog, warga juga menyampaikan aspirasi agar Sade dibangun kembali dengan mempertahankan suasana kampung seperti era 1970-an.
Kementerian Pariwisata sebelumnya telah menginstruksikan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok untuk membantu warga terdampak, termasuk dukungan kebutuhan dasar dan dapur umum bersama pemerintah daerah.
Kebakaran menyebabkan puluhan hingga ratusan bangunan di kawasan Desa Adat Sade terdampak. Pemerintah kini berkomitmen memulihkan kawasan tersebut dengan tetap menjaga karakter adat dan budaya yang menjadi daya tarik utama Sade.
“Pembangunan kembali Sade harus tetap mempertahankan identitas dan nilai budaya masyarakat Sasak.” sambungnya.


Comment