Lombok Tengah – Polemik Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah terus bergulir. Beragam komentar publik mencuat usai beredarnya video wawancara Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, terkait pelaksanaan program tersebut.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah dari Fraksi NasDem, Wirman Hamzani, mendesak Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi NTB segera turun melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Menurut Wirman, pengawasan program MBG tidak boleh hanya sebatas distribusi makanan, tetapi juga harus menyentuh aspek teknis operasional dapur hingga kualitas bahan makanan yang digunakan.
“Kami di DPRD mengajak Satgas MBG Provinsi untuk turun sidak. Jangan hanya mendengar opini yang berseliweran, tapi cek langsung kondisi di lapangan,” tegasnya saat ditemui di Janapria, Senin (9/2), di sela kegiatan reses.
Ia menyoroti munculnya sejumlah kasus keracunan dan keluhan masyarakat terkait kualitas makanan MBG. Baginya, kejadian sekecil apa pun harus menjadi perhatian serius pemerintah.
“Ini bukan soal berapa banyak yang keracunan. Satu orang saja harus jadi atensi. Apalagi ini menyangkut anak-anak sebagai penerima manfaat program,” ujarnya.
Wirman mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua Satgas MBG Provinsi NTB, Pathul Gani. Dari komunikasi tersebut, diketahui bahwa pembentukan satgas pengawasan di tingkat kabupaten/kota menjadi kewenangan kepala daerah masing-masing.
Namun, hingga kini ia menilai belum ada kejelasan terkait pembentukan satgas di Lombok Tengah.
“Kalau memang belum dibentuk, kami minta Satgas Provinsi NTB turun dulu. Kami di Komisi IV siap ikut mengecek dapur-dapur MBG di Lombok Tengah,” katanya.
Ia menegaskan, program yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak jangan sampai justru memicu persoalan baru.
“Perintahnya jelas harus bergizi. Jangan sampai yang diberikan malah berisiko bagi kesehatan. Jangan sampai Makanan Bergizi Gratis berubah jadi sekadar makanan gratis tanpa kualitas,” pungkasnya. (**)


Comment