Ekonomi Lombok Tengah Pembangunan Daerah Religi Sosial
Beranda » Blog » ITDC dan BSI Sulap Masjid Nurul Bilad Jadi Pusat Kegiatan Sosial

ITDC dan BSI Sulap Masjid Nurul Bilad Jadi Pusat Kegiatan Sosial

MANDALIKA – Masjid Nurul Bilad di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus diperkuat sebagai pusat ibadah sekaligus kegiatan sosial masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Melalui kerja sama tersebut, BSI menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an, 11 rol karpet masjid, sound system, vacuum cleaner, mesin poles, serta sejumlah perlengkapan kebersihan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan pengembangan The Mandalika sebagai destinasi wisata kelas dunia tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan penyelenggaraan event internasional, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Masjid Nurul Bilad menjadi bagian penting dari visi tersebut. Kami ingin The Mandalika tumbuh bukan hanya sebagai tempat yang dikunjungi wisatawan, tetapi juga sebagai ruang kehidupan yang memberikan kenyamanan, kebanggaan, dan manfaat nyata bagi masyarakat sekitarnya,” ujar Ahmad Fajar.

Masjid Nurul Bilad memiliki kapasitas hingga 4.000 jamaah. Bangunannya mengusung arsitektur khas Sasak yang terinspirasi dari Masjid Kuno Bayan Beleq, sehingga menjadi salah satu ikon wisata religi di kawasan The Mandalika.

Miliki 9.000 Kader, Posyandu Jadi Garda Terdepan Penurunan Stunting di Lombok Tengah

Keberadaan masjid ini juga menjadi fasilitas penting bagi wisatawan, termasuk penonton ajang internasional seperti MotoGP Mandalika.

Sementara itu, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, berharap Masjid Nurul Bilad tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan agama dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapannya, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat peradaban dan hub kolaborasi yang mempertemukan berbagai potensi masyarakat,” kata Anggoro.

Menurutnya, masjid juga diharapkan menjadi tempat generasi muda belajar Al-Qur’an, membangun akhlak, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Kolaborasi ini sekaligus mendukung transformasi The Mandalika dari destinasi berbasis event menjadi kawasan wisata yang hidup sepanjang tahun atau living destination, dengan memadukan pariwisata, olahraga, budaya, dan aktivitas sosial masyarakat.

Dari Gunungkidul ke Podium Dunia, Veda Ega Bawa Harapan Indonesia

ITDC berharap Masjid Nurul Bilad semakin memperkuat identitas The Mandalika sebagai destinasi wisata dunia yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan spiritual masyarakat Lombok.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
× Advertisement