LOMBOK TENGAH — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, terus berdatangan. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menyalurkan bantuan berupa 250 selimut dan 150 kasur lipat bagi warga terdampak.
Bantuan yang disalurkan pada Rabu (26/8/2026) tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) InJourney Airports Tanggap Bencana.
Bantuan diterima langsung oleh Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, didampingi Kapolres Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto, Kasdim 1620/Lombok Tengah Mayor Inf. M. Yuni Priharyono, serta perangkat Desa Sade.
Selanjutnya, bantuan diserahkan ke Posko Terpadu Kebakaran Dusun Adat Sade untuk didistribusikan kepada keluarga terdampak sesuai kebutuhan.
General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menjalani masa tanggap darurat dan pemulihan pascakebakaran.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya kebutuhan untuk beristirahat selama masa pemulihan,” ujar Aidhil.
Menurutnya, jenis bantuan dipilih berdasarkan hasil survei dan koordinasi BIZAM dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah serta pihak terkait di lapangan pada Senin (24/8/2026).
Dari hasil pemetaan, kebutuhan pangan masyarakat dinilai relatif telah banyak terpenuhi melalui bantuan dari berbagai pihak. Sementara kasur dan selimut masih menjadi kebutuhan utama, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
Karena itu, BIZAM memfokuskan bantuan pada kasur lipat dan selimut agar melengkapi bantuan yang telah diberikan berbagai pihak sebelumnya.
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan apresiasi atas kepedulian InJourney Airports terhadap masyarakat Desa Adat Sade.
“Terima kasih kepada InJourney Airports yang hari ini hadir dan ikut berbelasungkawa kepada keluarga kami yang berada di Desa Sade. Kehadiran dan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian serta dukungan nyata bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi musibah,” kata Pathul.
Aidhil menambahkan, proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, aparat, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya.
BIZAM, kata dia, akan terus membangun sinergi dan memberikan kontribusi sesuai kapasitas perusahaan sebagai bagian dari lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional bandara.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung kebutuhan mereka selama proses pemulihan. Kami berharap masyarakat Desa Adat Sade dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas dengan baik,” tutup Aidhil.


Comment