Budaya Lombok Tengah Pariwisata Sosial
Beranda » Blog » Pemkab Lombok Tengah Kerahkan Seluruh Unsur Bersihkan Sisa Kebakaran Kampung Adat Sade

Pemkab Lombok Tengah Kerahkan Seluruh Unsur Bersihkan Sisa Kebakaran Kampung Adat Sade

LOMBOK TENGAH — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bergerak cepat memulihkan Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, setelah kawasan adat tersebut dilanda kebakaran beberapa waktu lalu.

Pemkab Lombok Tengah mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), TNI-Polri, hingga BUMD dan BUMN untuk bergotong royong membersihkan sisa-sisa kebakaran.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan, pengerahan seluruh unsur tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan Kampung Adat Sade.

“Kita hari ini giat membersihkan sisa-sisa kebakaran dari Kampung Adat Sade. Kita kerahkan semua dinas, TNI-Polri serta BUMD dan BUMN. Kita gotong royong untuk memulihkan kembali kampung adat ini,” ujar Pathul Bahri.

Pembersihan dilakukan dengan mengangkat berbagai material sisa kebakaran yang masih berada di kawasan kampung adat. Puing-puing kayu hingga pecahan kaca dibersihkan agar lokasi kembali aman dan dapat ditata.

Miliki 9.000 Kader, Posyandu Jadi Garda Terdepan Penurunan Stunting di Lombok Tengah

Kampung Adat Sade sendiri merupakan salah satu kawasan adat dan destinasi wisata yang menjadi ikon Lombok Tengah.

Di tengah proses pemulihan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol Hariyanto mengatakan seluruh personel kepolisian turut diterjunkan membantu proses pembersihan di lokasi.

“Personel kita kerahkan semuanya untuk membantu membersihkan sisa kebakaran kampung, mulai dari puing-puing kayu hingga pecahan kaca,” kata Hariyanto.

Namun, untuk memastikan penyebab kebakaran, polisi masih menunggu pemeriksaan dari tim Puslabfor Polri.

Dari Gunungkidul ke Podium Dunia, Veda Ega Bawa Harapan Indonesia

“Sementara untuk proses investigasi kita masih menunggu tim Puslabfor Polri. Mengingat barang bukti sudah dibawa ke Bali untuk tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait kini memprioritaskan pembersihan kawasan serta pemulihan Kampung Adat Sade.

Langkah gotong royong tersebut diharapkan tidak hanya membersihkan material sisa kebakaran, tetapi juga menjadi awal penataan kembali kawasan adat sehingga aktivitas masyarakat dan pariwisata dapat kembali berjalan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
× Advertisement